Produksi minyak atsiri terdiri dari beberapa tahapan penting, mulai dari pemilihan bahan baku hingga produk siap pakai. Setiap tahap membutuhkan alat yang tepat agar proses berjalan efisien dan hasil akhir sesuai standar kualitas.
Berikut alur produksinya beserta contoh alat yang didukung oleh Mazano Tech & Engineering.
1. Pemilihan Bahan Baku
Kualitas tanaman seperti sereh wangi, nilam, dan cengkeh sangat mempengaruhi aroma dan kadar minyak. Oleh karena itu, pemilihan bahan yang segar dan sesuai standar adalah langkah awal yang sangat penting.
2. Proses Bahan Baku
Tahapan ini meliputi pencacahan dan pelayuan.
- Mesin pencacah (chopper): Merajang daun, batang, atau bunga menjadi potongan kecil untuk mempermudah proses ektraksi.
- Mesin pengering ( drier) : Mengurangi kadar air tanpa merusak kandungan minyak atsiri, sehingga meningkatkan efisiensi destilasi.


3. Destilasi
Mazano Tech & Engineering menyediakan rangkaian alat destilasi:
- Destilasi uap bertekanan (steam distillation): Menggunakan uap panas untuk melepaskan kandungan minyak.
- Destilasi kukus (hydro-steam distillation): Menggabungkan metode rendaman dan uap panas.


Dengan alat penunjang berbagai tipe boiler dan separator minyak.


4. Purifikasi
Minyak hasil destilasi masih perlu dipisahkan dari air dan komponen tidak diinginkan. Proses purifikasi bisa dilakukan secara fisika maupun kimia.


5. Analisis
Analisis kualitas minyak atsiri terutama adalah pengukuran rendemen dan identifikasi komponen kimia.
6. Refinery
Refinery bertujuan menyempurnakan kadar minyak atsiri sesuai standar, menghilangkan bau tak diinginkan, menstabilkan warna, dan meningkatkan daya simpan.


Mazano Tech & Engineering menyediakan unit rangkaian alat destilasi dari skala kecil (UMKM) sampai kapasitas industri.
Alat destilasi apa yang pernah anda gunakan? Ceritakan pengalaman anda dikolom komentar.